Cepat Atau Lambat Sesungguhnya Ajal Itu Sangat Dekat

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته


بِسْــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


Titik Terang Media


Berbicara mengenai kehidupan, khususnya di zaman modern ini, banyak manusia yang menjadikan dunia ini sebagai tempat bergantung dari rasa kebahagiaanya, seakan akan mereka akan hidup abadi dan bahagia di dunia ini, sehingga tak ayal dalam kehidupan sehari-harinya sisi materialistis lebih nampak pada diri mereka, yang kemudian berlomba-lomba mengeruk isi dunia.


Padahal dunia ini hanyalah sementara dan kehidupan yang abadi sebenarnya adalah kehidupan setelah kematian dimana segala sesuatu yang sudah melewatinya dipastikan tidak bisa kembali, maka sebelum hal itu terjadi kita haruslah mempersiapkannya sehingga mendapat kebahagiaanya yang abadi kelak di akhirat nanti.


Hal ini sudah diwanti-wanti sejak 14 abad yang lalu oleh Rasulullah ﷺ di dalam Hadisnya :


حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَبُو الْمُنْذِرِ الطُّفَاوِيُّ ، عَنْ سُلَيْمَانَ الْأَعْمَشِ ، قَالَ : حَدَّثَنِي مُجَاهِدٌ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ : أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَنْكِبِي، فَقَالَ : كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ . وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقُولُ : إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَ، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ 

( رواه البخاري )

البخاري : أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بَردِزبَة الجعفي البخاري



Artinya :

Berkata Abdullah bin Umar Ra: 

"Rasulullah ﷺ pernah memegang pundakku dan bersabda: "Jadilah kamu di dunia ini seakan-akan orang asing atau seorang pengembara." 

Abdullah bin Umar juga pernah berkata: "Bila kamu berada di sore hari, maka janganlah kamu menunggu datangnya waktu pagi, dan bila kamu berada di pagi hari, maka janganlah menunggu waktu sore, pergunakanlah waktu sehatmu sebelum sakitmu, dan hidupmu sebelum matimu".

(H.R Bukhari 194 H - 256 H : 62 tahun)



Merasa asinglah di dunia dengan tidak banyak bersenang-senang dengan segala kenikmatanya, karena pada hakikatnya dunia itu sendiri adalah keterasingan bagi manusia dan tempat asalnya adalah surga.


Pengembara itu hanyalah orang yang melewati suatu negeri tanpa mengambil sesuatu apapun darinya, kecuali pada apa yang ia akan butuhkan diperjalanan seperti makanan dan minuman, begitupun di dunia, jadikanlah dunia ini hanya sekedar wasilah untuk bisa sampai dan selamat di akhirat.


Jika kita ada pada waktu pagi hari maka bersegeralah untuk memperbanyak amal saleh, bertaubat dari kekhilafan dan tidak mengakhirkannya sehingga datang sore hari dan begitupun sebaliknya, karena tidak ada yang tahu kapan ajal akan menjemput.


Gunakanlah waktu sehat seoptimal mungkin untuk memperbanyak kebaikan dan senantiasa berada dalam ketaatan karena jika datang sakit maka kebaikan yang dilakukan itu tak bisa seoptimal yang kita lakukan di waktu sehat, dan jika datang kematian sudah tidak ada lagi kesempatan untuk melakukanya.


Mudah-mudahan kita senantiasa dalam ketaatan dan rida-Nya sehingga kelak bahagia di akhirat nanti.


Barakallahu Fiikum




Posting Komentar

0 Komentar